Gobidik.com_Buol, 4 Desember 2025 – Wakil Bupati Buol, Dr. H. Mohamad Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH., didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, Gamar A. Lahamade, S.Farm., Apt., M.AP, secara resmi membuka Sosialisasi Posyandu 6 SPM dan Internalisasi Program Posyandu Integrasi Layanan Primer di Hotel Surya Wisata, Kamis (4/12) pukul 09.00 WITA.

Kegiatan dihadiri para Camat se-Kabupaten Buol, Kepala Puskesmas, Pengurus TAPI-PKK, serta kader Posyandu. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa.
Ketua Panitia, Hadijah Abdurrahman, SST., M.Kes., menyampaikan bahwa Posyandu merupakan pos pelayanan terpadu yang menjadi mitra pemerintah desa dan kelurahan dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat. Posyandu memberikan layanan sepanjang siklus kehidupan, mulai dari remaja, ibu hamil, bayi, balita hingga lansia.
Ia menjelaskan bahwa Posyandu 6 SPM merupakan model layanan yang menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi, komunikasi, dan integrasi sistem layanan dalam pelaksanaan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Ia menilai bahwa Posyandu telah lama berperan efektif bahkan sebelum hadirnya berbagai kebijakan kesehatan modern.
Wabup juga menyoroti masih adanya daerah yang belum memiliki pencatatan ibu hamil dan data kesehatan yang memadai. Menurutnya, persoalan tersebut bukan sekadar pemenuhan indikator, tetapi terkait tanggung jawab pemerintah dalam menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia berharap tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan pemerintah desa dapat bekerja lebih kolaboratif agar data dan layanan kesehatan dimanfaatkan dengan baik untuk perencanaan pembangunan di tingkat desa maupun kecamatan.
Wabup turut menekankan peran penting Tim Penggerak PKK, khususnya para istri kepala desa yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Posyandu harus menjadi pintu utama dalam mendeteksi kondisi kesehatan ibu hamil, potensi stunting, risiko pernikahan dini, hingga berbagai persoalan sosial-ekonomi yang berkaitan dengan kesejahteraan keluarga.
#gobidik_
Tidak ada komentar