Aksi Jilid IV Aliansi Masyarakat/Pemuda Desa Yipilo Disambut Arogansi Satpol PP — Bupati Pohuwato Diminta Copot Kasatpol PP

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 11:02 14 Redaksi

Gobidik.com – Pohuwato – Gorontalo, Aksi Jilid IV yang digelar oleh Aliansi Masyarakat/Pemuda Desa Yipilo kembali memantik gelombang kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Bukannya mendapatkan jawaban tegas atas tuntutan pencopotan Kepala Desa Yipilo, massa aksi justru menghadapi perlakuan tidak etis dan sikap arogansi aparat Satpol PP Pohuwato di lapangan.

Peristiwa ini dinilai sebagai bentuk kemunduran serius dalam praktik demokrasi di daerah.

Aksi tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian aksi sebelumnya yang secara konsisten menagih janji Bupati Pohuwato terkait penerbitan SK pencopotan Kepala Desa Yipilo.

Namun hingga hari ini, janji tersebut belum juga direalisasikan.

Di tengah masyarakat, janji itu kini dinilai tidak lebih dari fatamorgana politik yang terus diulang tanpa keberanian untuk dituntaskan secara nyata.

Aktivis mahasiswa Gorontalo, M. Fadli, menegaskan bahwa tindakan yang diterima massa aksi merupakan bentuk pelecehan terhadap aspirasi rakyat.

“Aksi yang kami gelar kemarin adalah kelanjutan dari perjuangan sebelumnya. Tapi yang kami dapat justru sikap arogansi Satpol PP.

Ini melukai rasa keadilan masyarakat.

Lebih parah lagi, Wakil Bupati meninggalkan massa aksi tanpa dialog. Ini bukan sikap pemimpin yang mencerminkan keberpihakan kepada rakyat.”

Situasi semakin memanas setelah muncul dugaan bahwa putusan pemberhentian sementara Kepala Desa Yipilo dikeluarkan secara tergesa-gesa dan cacat prosedural.

Bahkan saat aliansi meminta fisik SK resmi, Pemerintah Daerah tidak mampu menunjukkannya secara terbuka kepada publik.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan kuat adanya upaya perlindungan terhadap oknum Kepala Desa Yipilo, sekaligus memperlihatkan lemahnya komitmen transparansi pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Atas insiden tindakan tidak etis yang dilakukan aparat terhadap massa aksi, Aliansi Masyarakat/Pemuda Desa Yipilo secara tegas mendesak Bupati Pohuwato untuk segera mencopot Kasatpol PP Pohuwato karena dinilai gagal membina anggota serta tidak mampu menjaga marwah institusi sebagai aparat penegak Perda yang seharusnya melindungi masyarakat, bukan menghadapi rakyat dengan pendekatan represif.

Aliansi juga mengecam keras:

Sikap Kasatpol PP Pohuwato yang dinilai membiarkan tindakan tidak etis terhadap massa aksi.

Sikap Wakil Bupati Pohuwato yang meninggalkan masyarakat tanpa dialog terbuka.

Janji Bupati Pohuwato yang hingga kini belum ditepati secara nyata kepada masyarakat Desa Yipilo.

Aliansi Masyarakat/Pemuda Desa Yipilo menegaskan, apabila tuntutan rakyat terus diabaikan dan tidak ada langkah tegas dari Bupati Pohuwato, maka gelombang aksi lanjutan dipastikan akan kembali digelar dengan kekuatan yang lebih besar sebagai bentuk perlawanan terhadap sikap pemerintah daerah yang dinilai mengabaikan suara rakyat.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA