Dua Kasus Besar Mengiringi Karier Wahyudin Sebelum Lengser dari PDIP

waktu baca 2 menit
Minggu, 21 Sep 2025 15:28 255 Redaksi

Gobidik.com, Gorontalo – Nama Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi PDI Perjuangan, kembali menjadi sorotan publik. Politisi yang sempat dikenal vokal ini akhirnya dipecat oleh partainya menyusul sejumlah rekam jejak kontroversial yang menyeret namanya.

Pemecatan tersebut bukan tanpa alasan. Dari catatan perjalanan karier politiknya, Wahyudin ternyata pernah berhadapan dengan dua kasus besar: korupsi dan narkoba. Fakta ini menambah daftar panjang problem integritas yang kerap mencoreng wajah wakil rakyat.

  1. Pernah Terjerat Kasus Korupsi

Beberapa tahun silam, Wahyudin tersandung kasus dugaan korupsi yang sempat menyeretnya ke meja hijau. Kasus ini membuat kepercayaan publik terhadapnya mulai goyah, meskipun ia tetap bertahan di panggung politik hingga berhasil duduk di kursi DPRD Provinsi Gorontalo.

  1. Tersangkut Kasus Narkoba

Tak berhenti di situ, Wahyudin juga pernah berurusan dengan aparat penegak hukum terkait kasus narkoba. Fakta ini semakin memperkuat stigma negatif masyarakat terhadap kiprahnya sebagai wakil rakyat.

  1. Dipecat PDIP

Puncaknya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Gorontalo mengambil sikap tegas dengan memecat Wahyudin dari keanggotaan partai. Langkah ini disebut sebagai bentuk konsistensi partai dalam menjaga marwah organisasi sekaligus menegaskan sikap “zero tolerance” terhadap kader yang mencoreng citra partai.

  1. Nasib Kursi DPRD

Pemecatan Wahyudin dari partai politik juga memunculkan pertanyaan publik soal status kursinya di DPRD Gorontalo. Mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) disebut akan segera dilakukan untuk mengisi kekosongan tersebut.

Kasus Wahyudin menjadi pelajaran penting bahwa integritas seorang pejabat publik bukan sekadar janji kampanye, melainkan komitmen moral yang harus dijaga. Publik kini menanti bagaimana proses PAW berjalan, sekaligus berharap agar kasus ini bisa menjadi momentum perbaikan citra wakil rakyat di Gorontalo.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA