Pelaksanaan Penas Di Gorontalo Penuh Dengan Tanda Tanya, Bung Yaskiel Ketua Komisariat Fis Gmni Kota Gorontalo Pertanyakan Prioritas Pemerintah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 14:24 87 Redaksi

Gobidik.com – Gorontalo, Penyelenggaraan Pekan Nasional (PENAS) menuai tanda tanya yang besar karena Sejumlah warga menilai kegiatan berskala nasional tersebut lebih mengedepankan pencitraan dibandingkan menjawab persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat.

Bung yaskiel melihat masih banyak kebutuhan publik yang belum tertangani secara optimal, mulai dari kondisi infrastruktur, pelayanan dasar, hingga dukungan ekonomi bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Di tengah berbagai persoalan tersebut, pelaksanaan acara besar dinilai menunjukkan adanya ketidaksesuaian prioritas kebijakan.

“Rakyat membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar panggung seremonial.

Bung yaskiel juga mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran serta ukuran keberhasilan acara.

Menurut mereka, klaim manfaat ekonomi yang sering disampaikan pemerintah harus dibuktikan dengan data yang dapat diakses dan diverifikasi publik.

Bung yaskiel menyebut bahwa pemerintah daerah berisiko kehilangan kepercayaan masyarakat apabila lebih fokus pada kegiatan yang bersifat simbolik daripada menyelesaikan persoalan yang dirasakan langsung oleh warga.

Mereka menilai pembangunan tidak boleh diukur dari kemeriahan acara, melainkan dari peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di media sosial, kritik bahkan berkembang menjadi seruan evaluasi total terhadap kebijakan penyelenggaraan acara berskala besar yang menggunakan sumber daya publik.

apakah manfaat yang diperoleh benar-benar sebanding dengan biaya, tenaga, dan perhatian pemerintah yang dicurahkan.

Yaskiel menegaskan Masyarakat tidak lagi hanya menilai keberhasilan dari ramainya sebuah acara, tetapi dari dampak nyata yang dapat dirasakan setelah panggung dibongkar dan para tamu kembali pulang.

Petani hari ini membutuhkan bukti nyata dari sikap pemerintah terkait polemik yang terjadi di Gorontalo yang menyangkut sektor pertanian, karna melihat kondisi daerah sangat miris.

dikarenakan prioritas dari pemerintah hanya fokus pada kegiatan yang bersifat pencitraan tanpa ada pengawalan yang aktif dalam setiap perkembangan pertanian di provinsi Gorontalo.

Dalam hal ini pertanian di provinsi Gorontalo hampir rata dikarenakan banyaknya tambang ilegal yang kemudian beroperasi di provinsi Gorontalo.

oleh krna itu kehadiran pemerintah daerah sangat di butuhkan untuk jadi pemberi solusi yang solutif sehinggah permasalahan habisnya lahan pertanian di Gorontalo dapat terselesaikan.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    - - -
    LAINNYA