Tak Kenal Batas Negara, Pemkab Buol Hadir untuk 15 WNA Filipina di RSUD Mokoyurli

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Jan 2026 23:00 173 Redaksi

Gobidik.com – Buol – Pemerintah Kabupaten Buol, kembali menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai kemanusiaan dengan menjenguk 15 warga negara asing (WNA) asal Filipina yang Baru saja di selamatkan 22 januari 2026 Setelah terombang – ambing di Laut,  selama 13 – 14 hari.

Terlihat pejabat Pemerintah kabupaten Buol, dalam hal ini wakil Bupati memberikan dukungan moral kepada para korban, yang terutama anak – anak dan perempuan yang mengalami luka bakar matahari (sunburn) pada wajah mereka akibat terpapar cuaca ekstrem di laut lepas.

“Korban 15 WNA sedang menjalani perawatan medis di RSUD Mokoyurli, Kabupaten Buol.

Apresiasi Kepada Nelayan, ucapan yang sama kepada Nelayan Lokal khusus nya Bapak Moh. Rusman alias cici yang telah dengan sigap menyelamat kan para Korban di Laut.

Kepedulian ini menjadi wujud nyata empati pemerintah daerah terhadap sesama manusia tanpa memandang batas negara.

23 Januari 2026 Kunjungan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., yang didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H. Kehadiran pimpinan daerah ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan para WNA sekaligus menjamin pelayanan medis yang diberikan berjalan secara layak, aman, dan manusiawi.

Dalam suasana penuh empati, Wakil Bupati Buol bersama Pj. Sekda menyampaikan dukungan moril kepada para pasien serta melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit dan instansi terkait guna memastikan seluruh proses penanganan dilaksanakan sesuai prosedur dan menjunjung tinggi martabat kemanusiaan.

Usai menjalani perawatan di RSUD Mokoyurli, memastikan Seluruh WNA yang terdiri 7 dewasa 8 anak – anak/ Balita, dinyatakan  memungkinkan untuk melanjutkan istirahat di penginapan sebelum proses administrasi keimigrasian.

Wakil Bupati Buol bersama Pj. Sekda secara langsung mengantar para WNA Filipina hingga ke kendaraan yang akan membawa mereka menuju (Penginapan).

sebelum penjemputan, kordinasi Lintas instansi Pemerintah daerah Menyatakan Sedang Kordinasi dengan Pihak Imigrasi Kelas I TPI Palu Provinsi Sulawesi Tengah, TNI AL dan Kepolisian untuk memproses Pendataan Serta Pemulangan Mereka Ke Negara asal melalui Jalur Resmi.

Pengantaran tersebut dilakukan sebagai bentuk kepastian perlindungan dan tanggung jawab pemerintah daerah selama proses pemindahan lintas wilayah.

“Kemanusiaan adalah nilai universal yang harus dijunjung tinggi.

Dalam kondisi apa pun, keselamatan dan martabat manusia harus menjadi prioritas utama,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Pihak RSUD Mokoyurli memastikan seluruh pasien mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar medis dengan pendekatan profesional dan humanis tanpa diskriminasi.

Langkah Pemkab  Buol ini pun mendapat apresiasi karena mencerminkan wajah Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi solidaritas, empati, dan nilai kemanusiaan lintas negara.

Melalui kepedulian nyata ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap para WNA Filipina dapat menjalani proses administrasi keimigrasian lanjutan di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu dengan aman, tertib, dan bermartabat.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA