
Gobidik.com – Buol Sulawesi Tengah, _ 24 Januari 2026 – Suasana haru dan penuh empati menyelimuti prosesi serah terima 15 Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina yang sempat diselamatkan oleh nelayan.
asal Kabupaten Buol, Bapak Moh. Rusman – akrab disapa Cici, di laut lepas sejauh kurang lebih 72 mil Lintang 2 daratan Buol Sulawesi Tengah.
Serah terima dilakukan secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Bapak Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., Kepada Analis Keimigrasian Ahli muda Imigrasi Feri Fadli, untuk penjemputan ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Sulawesi Tengah.
disaksikan oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Toli-Toli, unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Buol, serta perwakilan Kapolres Buol.
Seluruh pihak menandatangani berita acara serah terima sebagai dasar proses pemulangan para WNA ke negara asalnya, Filipina.
Kelima belas WNA tersebut sebelumnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di tengah laut lepas.
Berkat kepedulian dan keberanian Bapak Moh. Rusman (Cici) bersama awak kapalnya, para WNA berhasil dievakuasi dan diselamatkan, sebelum mendapatkan perlindungan, pelayanan kesehatan, serta pendampingan kemanusiaan dari pemerintah daerah bersama aparat TNI–Polri.
Dalam sambutannya, Sekda Buol Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H. menegaskan bahwa aksi penyelamatan ini mencerminkan nilai luhur kemanusiaan yang hidup di tengah masyarakat pesisir Buol.
“Apa yang dilakukan para nelayan Buol, khususnya Bapak Moh. Rusman atau sapaan Cici, adalah wujud kemanusiaan sejati.
Kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas negara,” tegas Sekda.
Momen paling mengharukan terjadi saat Banjil, perwakilan WNA asal Filipina, menyampaikan ucapan terakhir sebelum proses pemulangan.
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Indonesia dan masyarakat Buol.
“Terima kasih Indonesia.
Terima kasih masyarakat Buol.
Kalian semua baik-baik.
Kami diselamatkan di laut, dirawat, dan diperlakukan seperti keluarga.
Semoga kalian semua panjang umur dan selalu sehat.
Kalian orang-orang baik,” ucap Banjil penuh haru.
Ucapan tersebut menyentuh seluruh hadirin.
Sejumlah warga dan petugas tampak menahan air mata, menjadi saksi kuatnya ikatan kemanusiaan lintas negara yang terjalin di tanah Buol.
Pihak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Sulawesi Tengah memastikan bahwa seluruh tahapan pemulangan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan keimigrasian, dengan tetap mengedepankan prinsip perlindungan hak asasi manusia, hingga para WNA kembali ke negaranya dengan aman dan bermartabat.
Kegiatan ini menegaskan bahwa Kabupaten Buol dan Indonesia hadir sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, solidaritas, dan persaudaraan lintas negara, sekaligus memperlihatkan wajah Indonesia yang ramah dan beradab di mata dunia.
#gobidik_
Tidak ada komentar