Proses Penyelidikan PPA Polda Gorontalo Dipertanyakan, Muncul Dugaan Intimidasi dan Pemerasan

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Jan 2026 13:06 525 Redaksi

Gobidik.com – GORONTALO, 27 Januari 2026 | GoBidik.com — Proses penyelidikan perkara yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Gorontalo kini menjadi sorotan.

Keluarga tersangka mempertanyakan profesionalitas penanganan kasus tersebut, menyusul dugaan adanya tekanan dan intimidasi berlebihan selama proses hukum berlangsung.

Menurut keterangan keluarga, tersangka disebut mengalami tekanan psikologis yang dinilai tidak sejalan dengan prinsip penegakan hukum yang adil.

Selain itu, muncul pula indikasi dugaan pemerasan yang dikhawatirkan dapat memengaruhi objektivitas penyelidikan.

“Kami berharap aparat penegak hukum bekerja secara profesional, menghormati hak-hak tersangka, dan menjalankan proses sesuai prosedur yang berlaku,” ujar salah satu anggota keluarga tersangka kepada GoBidik.com, yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sorotan juga datang dari kalangan pengamat hukum.

Mereka menilai setiap dugaan penyimpangan dalam proses penyelidikan harus ditindaklanjuti secara serius demi menjaga prinsip due process of law dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Penegakan hukum harus bebas dari intimidasi dan penyalahgunaan kewenangan.

Jika ada indikasi pemerasan, hal tersebut wajib diusut secara transparan dan akuntabel,” kata seorang pakar hukum pidana.

Meningkatnya perhatian publik terhadap kasus ini mendorong desakan agar dilakukan evaluasi internal terhadap penanganan perkara oleh penyidik PPA Polda Gorontalo, termasuk melalui mekanisme pengawasan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Menanggapi hal tersebut, Polda Gorontalo menyampaikan bahwa laporan terkait dugaan tersebut telah diterima dan sedang diproses sesuai mekanisme internal yang berlaku.

Publik berharap penanganan laporan dilakukan secara terbuka agar proses hukum berjalan objektif serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

m.fadli #gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA