Gobidik.com – Pohuwato – Gorontalo, Kasus penangkapan rokok ilegal di wilayah Kecamatan Randangan, Desa Siduwonge, Kabupaten Pohuwato, kini tak lagi sekadar soal pelanggaran cukai.
Munculnya bukti transfer yang tidak sedikit memunculkan pertanyaan serius: apakah dana tersebut merupakan bagian dari mekanisme penindakan resmi, atau justru ada transaksi di luar prosedur hukum yang semestinya.
Dalam bukti transaksi yang beredar, tercatat transfer pada 24 Agustus 2025.
Meski begitu, publik tetap menuntut penjelasan terbuka mengenai dasar hukum transaksi tersebut, termasuk status uang itu apakah masuk sebagai setoran resmi negara atau bukan.
Kasus ini menjadi sensitif karena penindakan rokok ilegal berada dalam ranah kewenangan Bea Cukai.
Dalam praktiknya, pelanggaran cukai memang bisa berujung pada sanksi administratif atau denda resmi.
Namun, ketika ada aliran dana dari pihak pelaku usaha kepada rekening dengan identitas yang belum dijelaskan secara gamblang, maka pertanyaan publik sulit dihindari: siapa yang menerima, atas dasar apa, dan ke mana uang itu mengalir.
Jika transfer itu memang merupakan pembayaran denda resmi, semestinya tersedia dokumen pendukung yang jelas: surat penetapan, nomor perkara, dasar pelanggaran, serta bukti penerimaan negara.
Tanpa kejelasan itu, transaksi ini berpotensi menimbulkan persepsi adanya penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan, atau bahkan dugaan praktik suap yang merusak kredibilitas penegakan hukum.
Pihak Bea Cukai hingga kini dituntut untuk tidak berhenti pada tindakan penangkapan saja, tetapi juga membuka transparansi penuh atas proses tindak lanjut kasus.
Sebab, perang melawan rokok ilegal tidak boleh berhenti di penyitaan barang bukti, sementara proses di belakang layar justru menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Kasus ini kini menjadi ujian integritas penegakan hukum cukai di Pohuwato: penindakan tegas harus sejalan dengan transparansi penuh.
“Masyarakat kini bertanya-tanya, apakah rekening Bea Cukai Gorontalo sedang berfungsi sebagai alat penegakan hukum, atau diam-diam mulai berubah jadi ‘jalur cepat’ bagi uang pelicin yang diduga ikut meluncur bersama kasus rokok ilegal.”
#gobidik_
Tidak ada komentar