Gobidik.com – Touna – Sulawesi Tengah, Sosok anak yang akrab disapa Tedo kembali menjadi perhatian warga setelah mengalami kecelakaan lalu lintas usai ditabrak sepeda motor di wilayah Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo, Tojo una-una , Rabu (13/5/2026).
Insiden itu kembali membuka kisah pilu tentang kehidupan Tedo, anak dengan keterbatasan mental atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama bertahun-tahun tumbuh terlihat di jalanan kota Ampana.
Meski sebagian warga mengaku mengenal sosoknya, hingga kini masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui siapa keluarga Tedo, siapa saudara-saudaranya, bahkan di mana alamat tempat tinggalnya.
Nama “Tedo” sendiri diketahui adalah sapaan akrab yang selama ini melekat
Warga menybut sejak masih kecil Tedo sudah sering terlihat berjalan kaki dan bermain di tengah jalan tanpa pengawasan. Seiring waktu berlalu, kebiasaan itu tak pernah berubah.
Pantauan media Hingga kini, saat usianya beranjak besar, Tedo masih kerap terlihat berjalan tanpa pakaian menyusuri jalan poros dari Ampana Kota hingga kawasan perkantoran Uemalingku.
Di bawah terik matahari maupun hujan, Tedo menjalani hari-harinya di jalanan.
Kadang ia duduk sendiri di pinggir jalan, berjalan tanpa arah sejauh 5 hingga 10 kilometer, bahkan sesekali menumpang kendaraan warga yang melintas meski tidak mengenal pengendaranya.
Pemandangan itu sudah begitu melekat di mata masyarakat Ampana.
Di tengah keterbatasannya, Tedo dikenal tidak pernah mengganggu warga. Banyak masyarakat yang merasa iba dan kerap memberinya makanan maupun minuman saat melihat dirinya berjalan di jalan raya.
“Kasihan, dari kecil dia ini sampai so besar masih di jalan,” ujar salah seorang warga dengan nada prihatin.
Informasi yang dihimpun, Tedo juga disebut sudah beberapa kali diduga nyaris mengalami insiden kecelakaan di jalan raya.
Namun setiap kali insiden berlalu, dirinya tetap kembali menjalani hidup di jalanan seperti biasanya.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat.
Sampai kapan Tedo harus hidup tanpa penanganan serius?
Di mana peran keluarga dan pemerintah dalam memberikan perlindungan terhadap anak dengan kondisi khusus seperti dirinya?
Peristiwa yang kembali menimpa Tedo menjadi gambaran nyata bahwa masih ada persoalan sosial yang luput dari perhatian.
Di saat banyak anak seusianya tumbuh dengan pendidikan dan kasih sayang keluarga, Tedo justru menghabiskan masa hidupnya di tengah kerasnya jalan raya.
#gobidik_
Tidak ada komentar