PADIKSI Unisbank Semarang Tebar Kepedulian di Desa Pranten, dari Seminar Kesehatan hingga Berbagi Sembako

waktu baca 4 menit
Selasa, 11 Agu 2026 02:43 134 Redaksi

Gobidik.com – Grobogan, Jawa Tengah – Semangat pengabdian kepada masyarakat ditunjukkan mahasiswa yang tergabung dalam PADIKSI (Paguyuban Bidikmisi) Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang melalui kegiatan Bakti Sosial PADIKSI 2026 di Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (2/8/2026).

Mengusung tema “Bersama Menebar Kepedulian, Mewujudkan Kebersamaan”, kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga.

Kegiatan ini juga mencakup sejumlah agenda sosial dan edukatif, antara lain seminar kesehatan, pembagian sembako, serta kegiatan TPQ dan pendampingan anak. Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut turut diberitakan oleh sejumlah media pada awal Agustus 2026.

Diawali Persiapan dan Briefing Panitia
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan berkumpulnya seluruh panitia di titik penjemputan untuk melakukan registrasi dan presensi.

Setelah seluruh peserta hadir, Sekretaris panitia memberikan pengarahan mengenai kedisiplinan dan teknis pelaksanaan kegiatan.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan briefing yang dipimpin langsung oleh ketua pelaksana.

Masing-masing divisi kembali memastikan kesiapan rundown, koordinasi teknis serta perlengkapan yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung.

Setelah seluruh persiapan dinyatakan siap, rombongan bergerak menuju Desa Pranten dengan membawa berbagai perlengkapan dan logistik bantuan.

Disambut Pemerintah Desa dan Warga
Setibanya di lokasi, kegiatan diawali dengan agenda ramah tamah dan sambutan-sambutan di balai pertemuan desa.

Kepala Desa Pranten, M. Sutopo, menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa PADIKSI Unisbank yang memilih Desa Pranten sebagai lokasi kegiatan bakti sosial.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat Desa Pranten dengan Universitas Stikubank.

Sebagai bentuk apresiasi atas sambutan pemerintah desa dan masyarakat, PADIKSI juga menyerahkan plakat secara simbolis kepada Kepala Desa Pranten.

Ketua Umum PADIKSI, Rayhan Dzikra Adrian Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Seminar Kesehatan Jadi Ruang Edukasi Warga”.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah seminar kesehatan yang diikuti masyarakat desa, termasuk warga yang mendapatkan bantuan sembako.

Seminar menghadirkan dr. Wahyu Indarti sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, masyarakat diajak meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui kebiasaan sehari-hari.

Pesan kesehatan diberikan kepada berbagai kelompok usia.

Lansia diingatkan untuk menjaga pola hidup sehat, sementara generasi muda didorong untuk mulai memperhatikan kesehatan sejak dini.

Menurut materi yang disampaikan, kebiasaan yang dilakukan sejak sekarang dapat menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas kesehatan pada masa mendatang.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif.

Warga diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi secara langsung dengan narasumber.

Sembako Disalurkan kepada Warga
Usai agenda seminar, kegiatan berlanjut pada penyaluran bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat yang telah ditentukan berdasarkan data penerima.

Pembagian bantuan dilakukan secara langsung dengan melibatkan panitia.

Sebagian penerima sebelumnya telah mendapatkan kupon resmi yang disiapkan panitia sebagai bagian dari mekanisme pembagian bantuan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga penerima manfaat.

Selain pembagian sembako, panitia juga memberikan sejumlah bingkisan sebagai bentuk apresiasi kepada peserta seminar.

“Anak-Anak Desa Ikut Mendapat Perhatian”.

Tidak hanya menyasar masyarakat dewasa, rangkaian Bakti Sosial PADIKSI 2026 juga memberikan perhatian kepada anak-anak Desa Pranten.

Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan agenda interaksi edukatif berupa program TPQ/TPQ dan games menarik bagi anak-anak.

Suasana kegiatan berlangsung lebih santai dan interaktif.

Anak-anak diajak mengikuti berbagai permainan edukatif yang telah disiapkan oleh panitia.

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun kedekatan dengan anak-anak sekaligus memberikan pengalaman belajar melalui aktivitas yang menyenangkan.

“Ditutup dengan Kebersamaan dan Evaluasi”.

Memasuki sore hari, panitia mulai melakukan persiapan penutupan.

Peserta, tokoh masyarakat, dan tamu undangan dikondisikan untuk mengikuti agenda perpisahan secara formal.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Bakti Sosial PADIKSI 2026.

Sebelum meninggalkan lokasi, panitia juga melakukan pengecekan kembali terhadap kondisi area kegiatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lokasi tetap bersih dan tertata setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Setelah seluruh agenda berakhir, rombongan mahasiswa PADIKSI Unisbank kemudian bertolak kembali menuju kampus Universitas Stikubank Semarang.

Wujud Nyata Pengabdian Mahasiswa
Bakti Sosial PADIKSI 2026 di Desa Pranten memperlihatkan bahwa kegiatan mahasiswa tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial, edukasi kesehatan, kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, serta pendampingan bagi generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PADIKSI Unisbank berupaya menjadikan semangat kepedulian sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan di Desa Pranten sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar berinteraksi langsung dengan masyarakat dan membangun kebersamaan melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    - - -
    LAINNYA