LMND Tojo Una-Una Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat sebagai Upaya Putus Mata Rantai Kemiskinan

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Jan 2026 21:57 226 Redaksi

Gobidik.com- Tojo Una-Una — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kabupaten Tojo Una-Una menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif pembangunan Sekolah Rakyat sebagai langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan struktural di daerah tersebut.

Pendidikan dinilai sebagai instrumen paling mendasar dalam menciptakan keadilan sosial dan membuka akses masa depan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok rentan.

Muhamad adyan Ketua LMND Tojo Una-Una menegaskan bahwa persoalan kemiskinan di Tojo Una-Una tidak bisa diselesaikan hanya dengan program bantuan sosial jangka pendek, melainkan membutuhkan intervensi serius melalui pembangunan sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar bangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk membebaskan generasi muda dari kemiskinan turun-temurun. Negara wajib hadir memastikan pendidikan berkualitas dapat diakses oleh seluruh rakyat tanpa diskriminasi,” Muhamad adyan dalam keterangannya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Tojo Una-Una masih tergolong tinggi. Pada 2024, persentase penduduk miskin berada di kisaran sekitar 14 persen, dengan konsentrasi kemiskinan terbesar berada di wilayah pedesaan.

Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan akses pendidikan, fasilitas sekolah yang belum merata, serta tingginya angka putus sekolah akibat faktor ekonomi.

LMND menilai pembangunan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi alternatif untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, pekerja sektor informal, serta masyarakat di wilayah terpencil yang selama ini terpinggirkan dari sistem pendidikan formal.

“Tanpa pendidikan yang adil dan inklusif, kemiskinan akan terus direproduksi. Sekolah Rakyat harus menjadi simbol keberpihakan negara kepada rakyat kecil, bukan proyek seremonial,” tegas ketua LMND.

LMND Tojo Una-Una juga mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam perencanaan pembangunan daerah.

Selain itu, partisipasi masyarakat, organisasi pemuda, dan mahasiswa dinilai penting dalam mengawal agar program Sekolah Rakyat berjalan transparan, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.

LMND Tojo una-una menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pendidikan yang berpihak pada rakyat serta siap terlibat aktif dalam kerja-kerja advokasi demi terciptanya keadilan sosial di Tojo Una-Una.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA