Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Geruduk Mako Polda Gorontalo, Tangtang Kapolda Tangkap Pelaku Peti Botudulanga

waktu baca 2 menit
Kamis, 19 Feb 2026 17:13 115 Redaksi

Gobidik.com – Gorontalo – Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan menggelar aksi demonstrasi pada 19 Februari 2026 di Mako Kepolisian Daerah Gorontalo.

Aksi yang dikoordinatori oleh Fajri Langgene itu membawa sejumlah tuntutan keras terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Botudulanga, Kabupaten Kabupaten Pohuwato.

Dalam tuntutannya, massa aksi secara tegas mendesak Kapolda Gorontalo untuk segera menangkap dua nama yang diduga sebagai pelaku PETI, yakni Daeng Baba dan Daeng Arif, yang disebut beraktivitas di wilayah Botudulanga.

Selain itu, aliansi juga menuntut penertiban menyeluruh terhadap seluruh aktivitas PETI di kawasan tersebut yang dinilai terus berlangsung meski telah beberapa kali diberitakan adanya penindakan.

Tak hanya mendesak penangkapan, Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan juga secara terbuka menantang Kapolda Gorontalo maupun Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) untuk turun langsung ke lokasi PETI di Botudulanga bersama mahasiswa dan aktivis, guna membuktikan keseriusan aparat dalam memberantas tambang ilegal.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Fajri Langgene menyampaikan kritik keras terhadap kinerja aparat penegak hukum.

“Jangan sampai apa yang Kapolda lakukan di depan publik hanya sekadar formalitas saja.

Di publik diberitakan ada penertiban PETI di wilayah Kabupaten Pohuwato, tapi nyatanya masih ada juga para pelaku PETI yang terus beraktivitas,” tegas Fajri di hadapan massa aksi.

Ia menambahkan bahwa pihaknya menantang secara terbuka Kapolda Gorontalo dan Dirkrimsus Polda Gorontalo untuk turun langsung ke lokasi PETI, tepatnya di titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas Daeng Baba dan Daeng Arif, serta melibatkan partisipasi mahasiswa, aktivis, dan publik secara terbuka dan transparan.

Menurut aliansi, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada seremonial konferensi pers atau rilis pemberitaan semata.

Jika aktivitas PETI masih berjalan, maka ada pertanyaan serius terkait efektivitas pengawasan dan komitmen pemberantasan.

Sebagai bentuk konsistensi, Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan juga menyatakan akan menggelar aksi jilid II pada Senin mendatang di Mako Kepolisian Daerah Gorontalo apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons konkret.

Aksi ini menjadi peringatan keras bahwa isu kerusakan lingkungan akibat PETI di Botudulanga bukan sekadar persoalan hukum biasa, melainkan menyangkut masa depan lingkungan dan keselamatan masyarakat sekitar.

Aliansi menegaskan, mereka tidak akan berhenti sampai ada tindakan nyata dan terukur dari aparat penegak hukum.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA