Klarifikasi Manajemen Kopi Kenangan Soal Dugaan Mushola Dijadikan Gudang di Outlet Gorontalo

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Mar 2026 19:48 333 Redaksi

Gobidik.com – Gorontalo – Pihak manajemen Kopi Kenangan akhirnya memberikan klarifikasi kepada media Gobidik.com terkait pemberitaan sebelumnya yang disampaikan oleh aktivis Agung Puluhulawa mengenai dugaan mushola yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang atau gudang di salah satu outlet di Gorontalo.

Dalam konfirmasi yang disampaikan kepada Gobidik.com, pihak manajemen menjelaskan bahwa outlet Kopi Kenangan di Gorontalo merupakan salah satu outlet terbesar di wilayah Sulawesi. Kondisi tersebut membuat kebutuhan stok bahan baku dan logistik operasional relatif tinggi dibanding outlet lainnya.

“Outlet Kopi Kenangan yang ada di Gorontalo adalah outlet terbesar di Sulawesi.

Jadi kebutuhan stok barang untuk operasional cukup banyak. Jika ditempatkan seluruhnya di back room, ruang yang tersedia tidak mencukupi,” ujar pihak manajemen saat dikonfirmasi.

Manajemen juga menjelaskan bahwa pada saat kejadian tersebut, kondisi operasional outlet sedang dalam keadaan cukup sibuk.

Sementara jumlah karyawan yang bertugas pada shift malam (midnight) hanya sekitar tiga hingga empat orang.

“Pada saat narasumber datang, Si WH baru saja tiba.

Posisi kami karyawan yang bertugas pada shift midnight hanya sekitar tiga sampai empat orang,” jelas pihak manajemen.

Lebih lanjut, manajemen menyebut bahwa sebenarnya barang-barang tersebut dapat ditempatkan di area luar.

Namun pada saat yang bersamaan, aktivitas operasional sedang padat sehingga karyawan belum sempat menata seluruh barang yang baru datang.

“Barang-barang tersebut sebenarnya bisa ditempatkan di luar.

Namun pada saat itu kondisi operasional sedang hectic, sehingga fokus karyawan lebih kepada pelayanan dan aktivitas outlet,” lanjutnya.

Menurut pihak manajemen, ketika barang datang, sempat ada arahan agar barang tersebut ditempatkan sementara di area mushola sebelum kemudian ditata kembali setelah kondisi operasional lebih memungkinkan.

“Pada saat WH datang, ada arahan untuk menempatkan barang di mushola sementara waktu.

Hal ini karena kebutuhan barang cukup banyak sehingga sementara ditempatkan di situ sebelum ditata kembali,” ungkap pihak manajemen.

Pihak manajemen menegaskan bahwa keberadaan barang-barang di mushola tersebut bukan merupakan kebijakan tetap ataupun bentuk kesengajaan dari pihak manajemen, melainkan hanya kondisi sementara akibat keterbatasan ruang serta situasi operasional yang sedang padat.

“Intinya, keberadaan barang-barang di mushola tersebut bukan bentuk kesengajaan dari pihak manajemen Kopi Kenangan.

Itu hanya situasi sementara,” jelasnya.

Selain itu, pihak manajemen juga memastikan bahwa saat ini area mushola tersebut sudah kembali difungsikan sebagaimana mestinya.

“Dan sekarang mushola tersebut sudah dibersihkan oleh pihak manajemen,” tutup pihak manajemen dalam klarifikasinya kepada Gobidik.com.

M.Fadli #gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA