Skandal Rumpon Wanggarasi Timur: Inspektorat Pohuwato Jangan Jadi Tameng Kekuasaan, Bongkar atau Publik Bergerak!

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Apr 2026 17:37 53 Redaksi

Gobidik.com – Pohuwato – Gorontalo, Pemeriksaan terhadap Kepala Desa Wanggarasi Timur terkait dugaan penyimpangan bantuan alat tangkap ikan rumpon tahun anggaran 2022 kini bukan lagi sekadar urusan internal birokrasi. Ini sudah naik level menjadi ujian integritas Inspektorat Kabupaten Pohuwato di hadapan rakyat.

Program bantuan rumpon seharusnya menjadi napas ekonomi bagi nelayan kecil. Namun jika bantuan tersebut diduga diselewengkan, maka ini bukan kesalahan teknis ini adalah kejahatan terhadap masyarakat pesisir dan bentuk pengkhianatan terhadap amanah negara.

Inspektorat tidak boleh bermain di wilayah abu-abu. Publik tidak butuh klarifikasi normatif, tidak butuh bahasa birokrasi yang berputar-putar.

Publik menuntut keberanian membuka fakta: ada penyimpangan atau tidak? siapa yang bertanggung jawab? ke mana aliran bantuan itu sebenarnya?

Jika ditemukan alat bukti yang cukup, maka tidak ada alasan untuk melindungi Kepala Desa Wanggarasi Timur.

Proses hukum wajib berjalan. Tidak boleh ada kompromi, tidak boleh ada negosiasi diam-diam, dan tidak boleh ada praktik “diamankan” atas nama stabilitas daerah.

Kasus ini berbahaya jika dibiarkan. Sebab ketika bantuan nelayan saja bisa diduga diselewengkan tanpa konsekuensi hukum tegas, maka itu menjadi sinyal terbuka bahwa anggaran desa di Pohuwato bisa dipermainkan tanpa rasa takut.

Publik hari ini sedang mengawasi.

Aktivis, mahasiswa, dan masyarakat pesisir tidak akan tinggal diam. Jika Inspektorat lamban, ragu, atau terkesan menutup-nutupi, maka kecurigaan publik akan mengarah lebih jauh: ada apa sebenarnya di balik kasus rumpon ini? siapa yang sedang dilindungi?

Ini momentum pembuktian.

Inspektorat Pohuwato harus memilih:

berdiri di pihak rakyat atau berdiri di barisan pelindung penyimpangan.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA