Rahmat: tuduhan pengrusakan sungai tidak benar, Aktivis mengapresiasi kejujurannya

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Feb 2026 15:07 220 Redaksi

Gobidik.com – Gorontalo – Polemik seputar galian c di tolingula sebenarnya sudah selesai dimata hukum. Dan semua ini hanya terjadi miskomunikasi.

Hal ini di jelaskan langsung oleh pak Rahmat sebagai penanggung jawah atau pengambilan material batuan pengerjaan irigas di tolinggula.

Awalnya terjadi miskomunikasi saja, antar pemilik lahan, saya dan pihak ketiga yang mengantarkan saya pada lahan tersebut dan mengaku siap pasan badan jika terjadi sesuatu di kemudian hari. Di sini tidak ada keterbukan saja soal harga.

Setelah saya datangi pemilik lahan dan saya jelaskan secara baik-baik pokok masalah Allhamdulillah pemilik lahan mengerti.

Jadi soal pembayaran material batuan yang saya ambil sudah saya bayarkan langsung sama pemilik lahan.

Hal senadah di sampaik juga Aktivis Provinsi Gorontalo Kiki Paulus, Yang juga ketua umum DPP FKPR-Ri.

Kiki menjelaskan, setelah menanyakan langsung dugaan perusakan lingkungan akibat Dugaan galian C, pak Rahmat menjelaskan bahwa dari pihak kecamatan, pemdes, balai sungai dan APH setelah turun mengecek lokasi,tidak di temukan adanya pengrusakan lingkungan atau sungai.

Karena yang di ambil batuannya bukan di sungai tapi di lokasi bekas sungai lama dan seizin pemilik lahan.

Malah kami dan pemilik lahan telah membuat tanggul penahan banjir, banjir yang biasa masuk ke kebun warga dan pemilik lahan kini langsung mengalir ke sungai.

“Tegas rahmat”

Kiki juga menemukan bahwa aktivitas pengambilan batuan di lahan ternyata sudah seminggu lebih di hentikan akibat miskomunikasi yang terjadi.

Namun dugaan pengrusakan sungai yang berhembus di luar ternyata tidak benar adanya.

Terbukti fakta di lapangan dan sesuai apa yang telah di jelaskan oleh penanggung jawab pak rahmatt bahwa pihak kecamatan,pemdes, balai sungai dan APH tidak menemukan adanya kerusakan lingkungan seperti yang berhebus di luar.

Tendas kiki paulus.

M.fadli #gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    - - -
    LAINNYA