Pemkab Buol dan Untad Perkuat SDM Daerah Melalui Program RPL, Buka Akses Pendidikan Tinggi bagi ASN dan Masyarakat

waktu baca 3 menit
Kamis, 4 Jun 2026 23:24 36 Redaksi

Gobidik.com – Buol – Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Buol terus berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur dan masyarakatnya.

Hal ini dibuktikan dengan dibukanya kegiatan Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang berlangsung di Kampus Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Tadulako (Untad) Kabupaten Buol pada Kamis, 4 Juni 2026.

​Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Buol, DR. Moh. Nasir DJ Daimaroto S.H., M.H.,yang didampingi oleh Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buol, serta dihadiri langsung oleh Tim RPL Untad Palu.

​Dalam sambutannya, Wakil Bupati DR. Moh. Nasir DJ Daimaroto S.H.,M.H., menekankan pentingnya program RPL sebagai salah satu inovasi pendidikan tinggi yang memberikan kesempatan bagi aparatur maupun masyarakat untuk mendapatkan pengakuan akademis atas kompetensi dan pengalaman kerja yang telah dimiliki selama ini.

​”Di tengah tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, kita membutuhkan aparatur, tenaga profesional, pelaku usaha, perangkat desa, guru, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat yang memiliki kompetensi yang diakui secara formal,” ungkapnya mengutip esensi program tersebut.

​Langkah ini dinilai sangat krusial mengingat tantangan kualifikasi pendidikan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol yang masih perlu ditingkatkan.

Berdasarkan data statistik ASN Kabupaten Buol saat ini, tercatat tantangan nyata dalam pemenuhan kualifikasi pendidikan formal:

​Aparatur Berpendidikan SMA: Terdapat total 1.302 orang ASN berpendidikan SMA (terdiri dari 414 PNS, 337 PPPK, dan 551 PPPK PW).
​Aparatur Berpendidikan D1–D3: Terdapat total 819 orang ASN berpendidikan Diploma (terdiri dari 449 PNS, 334 PPPK, dan 36 PPPK PW).

​Hadirnya program RPL kerja sama dengan Untad Palu ini diharapkan mampu menjadi akselerator bagi peningkatan kualifikasi ribuan ASN tersebut ke jenjang pendidikan tinggi yang lebih relevan dengan tugas dan fungsinya.

​Acara sosialisasi ini juga mendapat dukungan penuh dari lintas sektor, yang dibuktikan dengan kehadiran perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Ketua PSDKU Kabupaten Buol beserta jajarannya.

​Melalui sinergi ini, Pemkab Buol berharap implementasi program RPL dapat segera berjalan optimal demi mewujudkan birokrasi yang lebih profesional, kompeten, dan siap menjawab tantangan zaman.

Ketua Koordinatir RPL Untad DR.Nur Sehang menekankan bahwa program RPL merupakan langkah nyata universitas dalam memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan fleksibel.

​”Melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau, kita memberikan pengakuan atas pengalaman kerja, pembelajaran non-formal, maupun informal yang telah dimiliki oleh masyarakat, untuk kemudian dikonversi menjadi sks akademik.

Ini adalah karpet merah bagi para praktisi, aparatur sipil, dan tenaga kerja profesional di Buol yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana tanpa harus memulai dari nol,” ujarnya di hadapan para peserta.

​Lebih lanjut, pihak Untad juga menyampaikan bahwa kehadiran tim di Kampus PSDKU Buol bertujuan untuk memastikan proses administrasi, asesmen, hingga pemetaan dokumen portofolio calon mahasiswa RPL dapat berjalan secara valid, transparan, dan sesuai standar nasional pendidikan tinggi.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA