Aktivis Gorontalo Kecam Kejelasan Penanganan Kasus Dugaan Narkoba Anak Bupati Bonebolango

waktu baca 2 menit
Selasa, 27 Jan 2026 19:59 411 Redaksi

Gobidik.com – Gorontalo – (Hukum) Ketidakjelasan penanganan kasus dugaan penyalahgunaan obat terlarang (narkoba) yang diduga melibatkan anak Bupati Bonebolango kembali menuai sorotan tajam publik.

Kali ini, kecaman keras datang dari aktivis Provinsi Gorontalo yang selama ini konsisten mengawal persoalan tersebut, Rahman Patingki.

Rahman Patingki menyayangkan sikap aparat penegak hukum yang hingga kini dinilai tidak transparan dan terkesan menutup-nutupi proses penanganan kasus yang sudah sejak lama mencuat ke ruang publik.

Menurutnya, lambannya penanganan bahkan minimnya informasi resmi justru memperkuat dugaan bahwa kasus ini tidak diproses sebagaimana mestinya.

“Ini bukan lagi soal dugaan semata, tetapi soal keberanian dan integritas penegak hukum.

Ketika kasus narkoba diduga melibatkan anak pejabat, proses hukum justru menjadi kabur dan seakan sengaja dihilangkan jejaknya,” tegas Rahman.

Ia juga menyinggung beredarnya rekaman suara di media sosial yang semakin memperkuat kecurigaan publik bahwa kasus tersebut diduga kuat diselesaikan “di bawah meja”.

Rahman menilai, jika mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba seharusnya diproses secara tegas, transparan, dan terbuka, bahkan hingga pada tahap rehabilitasi jika memang terbukti.

“Yang terjadi justru sebaliknya. Proses hukum yang seharusnya berjalan terang benderang malah terkesan penuh kongkalikong.

Aparat yang memiliki kewenangan menindak justru terlihat diam, bahkan seolah ikut mendiamkan persoalan ini,” tambahnya.

Rahman Patingki yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Kaum Pembela Rakyat menegaskan bahwa sikap diam aparat penegak hukum hanya akan memperburuk citra institusi Polri di mata masyarakat.

Ia mendesak Polda Gorontalo untuk segera membuka secara terang kepada publik terkait sejauh mana penanganan kasus dugaan narkoba yang melibatkan anak Bupati Bonebolango tersebut.

“Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Jika Polri tidak mampu menindak keluarga pejabat secara adil dan terbuka, maka kepercayaan publik akan semakin runtuh,” pungkas Rahman.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengawal dan menyuarakan persoalan ini hingga ada kejelasan hukum yang benar-benar berpihak pada keadilan, bukan pada kekuasaan.

M.fadli #gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA