Akses Listrik Dipercepat, Pemkab Buol dan PLN Hadirkan Harapan Baru Warga Desa Bukal dan Desa Mulat

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Mei 2026 18:11 51 Redaksi

Gobidik.com – Buol – Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Buol bergerak cepat guna memastikan akses energi listrik merata hingga ke pelosok desa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., memimpin langsung Rapat Pembahasan Pemasangan Jaringan Listrik yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda Lantai III pada pada hari Jum,at 8 Mei 2026.

​Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat teras, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bappeda-Litbang, Kepala Dinas PUPR, serta Kabag Pembangunan.

Hadir pula pihak pelaksana teknis yakni Kepala Dinas Perkim serta Kepala PT. PLN (Persero) UP3 Tolitoli Ranting Leok.

Program Strategis Kementerian
​Kepala Dinas Perkim Kabupaten Buol menegaskan bahwa proyek pemasangan jaringan listrik ini merupakan usulan murni dari kementerian yang pengawasannya berada di bawah kendali Dinas Perkim.

Mengingat statusnya sebagai program pusat, ketepatan waktu dan keberhasilan eksekusi di lapangan menjadi prioritas utama.

Senada dengan hal tersebut, Kepala PLN Ranting Leok memaparkan bahwa program ini memiliki tenggat waktu (Batas Waktu) pekerjaan yang sangat ketat.

Ia menekankan bahwa pengerjaan fisik harus segera dilaksanakan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat di Desa Bukal dan Desa Mulat.

Sekda Buol Yamin Rahim, Amankan Lahan, Jangan Sampai Program Bergeser Dalam arahannya.

Sekretaris Daerah Buol Moh. Yamin Rahim, menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan program ini.

Namun, Yamin Rahim memberikan catatan kritis terkait kendala teknis di lapangan, terutama mengenai titik koordinat tiang listrik yang melintasi lahan warga.

“Saya meminta kepada Camat Bukal, Kepala Desa, hingga Ketua BPD di Desa Bukal dan Desa Mulat untuk terus melakukan pendekatan persuasif kepada pemilik lahan yang terkena pemasangan tiang listrik,” ujar Yamin Rahim

Moh. ​Yamin Rahim, mengingatkan agar jangan sampai terjadi penolakan dari warga yang dapat menghambat pembangunan.

“Kita harus menjaga komunikasi dengan baik.

Jangan sampai kendala lahan membuat program ini justru dialihkan atau pindah ke kabupaten lain.

Ini adalah kesempatan besar bagi warga kita untuk menikmati listrik yang stabil,” tegasnya.

Komitmen Bersama
​Pihak pemerintah desa yang hadir, yakni Kepala Desa Bukal, Kepala Desa Mulat, serta jajaran BPD, menyatakan kesiapannya untuk membantu proses sosialisasi di tingkat akar rumput.

Mereka berkomitmen untuk memastikan pengerjaan jaringan listrik ini berjalan lancar tanpa hambatan sosial.

​Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan koordinasi intensif antara PLN, Dinas Perkim, dan Pemerintah Kecamatan guna mengawal jalannya proyek hingga lampu-lampu di rumah warga Desa Bukal dan Desa Mulat menyala dengan terang.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA