Gobidik.com – Gorontalo, Gelombang perlawanan terhadap praktik pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Taluditi kini tidak lagi hanya menjadi isu mahasiswa.
Aliansi masyarakat dan pemuda peduli lingkungan memastikan akan turun langsung menggeruduk Mapolda Gorontalo sebagai bentuk tekanan terbuka terhadap dugaan pembiaran kejahatan lingkungan yang dinilai semakin terang-terangan terjadi.
Aksi ini menjadi sinyal keras bahwa persoalan PETI Taluditi sudah memasuki tahap darurat.
Aktivitas tambang ilegal bukan lagi sekadar pelanggaran administratif -tetapi telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap keselamatan lingkungan, masa depan masyarakat, dan wibawa hukum di daerah.
Dalam tuntutannya, aliansi secara tegas mendesak agar aparat segera memanggil dan memeriksa Haji Darwin Cs yang diduga berperan dalam aktivitas PETI di Taluditi.
Desakan ini muncul karena masyarakat menilai praktik tambang ilegal tidak mungkin berjalan lama tanpa adanya aktor kuat di belakangnya.
Lebih tajam lagi, sorotan juga diarahkan kepada aparat wilayah.
Kapolsek Taluditi dan Camat Taluditi ikut disebut dalam tuntutan aksi karena diduga menerima “kontribusi” dari aktivitas PETI.
Jika dugaan ini benar, maka persoalan Taluditi bukan lagi sekadar tambang ilegal – tetapi sudah masuk kategori indikasi pembiaran struktural terhadap kejahatan lingkungan.
Aliansi masyarakat dan pemuda menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh praktik tambang ilegal.
Mereka menilai selama ini yang terlihat di lapangan hanyalah himbauan tanpa tindakan nyata, sementara aktivitas PETI terus berjalan dan merusak lingkungan.
Karena itu, aksi geruduk Mapolda Gorontalo menjadi bentuk ultimatum terbuka:
Panggil dan periksa Haji Darwin Cs
Usut dugaan aliran kontribusi PETI
Periksa Kapolsek Taluditi dan Camat Taluditi
Tertibkan seluruh aktivitas PETI tanpa pandang siapa pun yang terlibat.
Gerakan ini menandai bahwa masyarakat Taluditi tidak lagi mau menjadi penonton di tanahnya sendiri.
Ketika aparat lambat bergerak, rakyat memilih turun langsung menuntut keadilan.
Pesan mereka tegas dan tidak lagi diplomatis:
Jika tambang ilegal terus dibiarkan beroperasi, maka publik berhak mempertanyakan keberanian dan keseriusan penegakan hukum di Gorontalo.
#gobidik_
Tidak ada komentar