Kapolda Gorontalo Harus tegas, Kapolres Boalemo Harus Angkat Kaki Dari Bumi Boalemo, hutan sava masi ada Peti

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 22:09 31 Redaksi

Gobidik.com – Bualemo – Gorontalo, Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Boalemo memastikan akan menggelar aksi besar-besaran dengan menggruduk Polda Gorontalo.

Aksi ini membawa satu tuntutan utama yang tidak bisa dinegosiasikan: copot Kapolres Boalemo dari jabatannya.

Koordinator aksi, Rivandi Abdullah, menegaskan bahwa tuntutan tersebut lahir dari kekecewaan mendalam atas sikap aparat yang dinilai gagal total dalam menghentikan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Hutan Sapa.

“Hutan Sapa terus dijarah secara brutal, sementara aparat memilih bungkam.

Ini bukan sekadar kelalaian, ini adalah bentuk pembiaran yang tidak bisa lagi ditoleransi.

Karena itu, kami tegaskan: copot Kapolres Boalemo, tidak ada Kata lain Selain Angkat Kaki Dari Tanah Boalemo,” tegas Rivandi.

Menurutnya, kerusakan lingkungan yang terjadi bukan hanya soal hutan, tetapi telah mengancam langsung kehidupan masyarakat Boalemo, khususnya para petani yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

“Ini soal hidup dan masa depan.

Petani kami menyekolahkan anak-anaknya dari hasil sawah. Jika hutan dihancurkan, maka sumber air rusak, lahan pertanian hancur.

Siapa yang bertanggung jawab? Kami tidak akan diam,” lanjutnya dengan nada keras.

Aliansi juga menilai tidak adanya langkah konkret dari aparat penegak hukum menunjukkan lemahnya komitmen dalam melindungi lingkungan dan rakyat.

Bahkan, mereka menyebut situasi ini sebagai bentuk kegagalan kepemimpinan di tingkat Polres Boalemo.

“Kami tidak butuh janji, kami butuh tindakan. Jika Kapolda Gorontalo tidak segera mencopot Kapolres Boalemo, maka kami akan memastikan gelombang aksi ini terus berlanjut tanpa henti,” ujar Rivandi.

Ia menegaskan, aksi yang akan digelar bukan sekadar simbolik.

Massa siap turun ke jalan secara berkelanjutan dalam waktu yang tidak ditentukan hingga tuntutan mereka dipenuhi.

“Kami akan datang, dan kami akan kembali lagi.

Berminggu-minggu, bahkan lebih lama, sampai ada keputusan tegas.

Ini ultimatum: copot Kapolres Boalemo sekarang juga,” tutupnya.

Aksi ini dipastikan akan menjadi tekanan kuat bagi Polda Gorontalo, sekaligus menjadi peringatan keras bahwa krisis lingkungan di Boalemo telah mencapai titik darurat dan tidak bisa lagi diabaikan.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA