Gobidik.com – Buol – Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Buol akhirnya mulai mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Buol, Rabu (1/4/2026). Total anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah mencapai Rp17,6 miliar.
Pencairan ini sekaligus menjawab penantian para aparatur pemerintah setelah sebelumnya pembayaran THR sempat mengalami penyesuaian jadwal akibat kondisi keuangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Buol sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada ASN terkait keterlambatan tersebut, sembari memastikan bahwa THR tetap akan dibayarkan pada bulan April setelah Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Penyesuaian Akibat Efisiensi dan Defisit Anggaran daerah.
Penundaan pencairan THR dilakukan sebagai bagian dari langkah penyesuaian fiskal daerah menyusul kebijakan efisiensi anggaran dan kondisi defisit anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah.
Meski demikian, Pemkab Buol menegaskan bahwa hak ASN dan DPRD tetap menjadi prioritas utama.
Setelah proses administrasi dan kesiapan anggaran dinyatakan aman, pencairan akhirnya resmi dilakukan.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk pengelolaan keuangan daerah yang hati-hati, akuntabel, serta tetap memperhatikan kesejahteraan aparatur negara.
Total Penerima 4.240 Orang
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buol, Kasim Ali, menjelaskan bahwa proses pencairan dilakukan melalui koordinasi antara BPKAD dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Total penerima THR tahun ini mencapai 4.240 orang, terdiri dari:
4.215 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Buol
25 pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Buol.
“Per hari ini, 1 April, anggaran sebesar Rp17,6 miliar sudah mulai kami proses untuk disalurkan.
Kami mengupayakan seluruh tahapan berjalan lancar tanpa kendala teknis,” ujar Kasim Ali.
Berdasarkan data BPKAD, total anggaran THR yang dialokasikan mencapai Rp17.693.811.079 dan disalurkan sesuai ketentuan peraturan keuangan daerah.
Dorong Daya Beli dan Perputaran Ekonomi daerah.
Pemerintah daerah berharap pencairan THR dapat meningkatkan daya beli ASN sekaligus memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Buol, khususnya Usai Lebaran.
Peredaran dana dalam jumlah besar tersebut diperkirakan akan mendorong aktivitas perdagangan, UMKM, serta sektor jasa di daerah.
Selain itu, ASN juga diharapkan tetap menjaga produktivitas dan semangat kerja dalam memberikan pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.
“Komitmen Jaga Stabilitas Keuangan Daerah”
Pemkab Buol menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian anggaran sebelumnya merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas fiskal daerah di tengah tantangan ekonomi yang ada.
Dengan mulai dicairkannya THR, pemerintah berharap kepercayaan aparatur tetap terjaga sekaligus memperkuat momentum pemulihan ekonomi daerah sepanjang tahun 2026.
#gobidik_
Tidak ada komentar