
Gobidik.com – Buol — Pemerintah Kabupaten Buol, menegaskan bahwa peristiwa ditemukannya sejumlah ikan di pesisir Pantai Buol tidak berkaitan dengan penggunaan bahan berbahaya seperti potasium, sianida, maupun praktik pengeboman ikan.
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi keliru yang sempat beredar di tengah masyarakat dan media sosial.
Melalui koordinasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perikanan Kabupaten Buol, pemerintah memastikan bahwa ikan-ikan yang ditemukan merupakan jenis ikan kerong-kerong (Terapon jarbua), yang oleh masyarakat setempat dikenal sebagai ikan piok.
Kejadian tersebut dinilai murni sebagai dampak aktivitas penangkapan ikan oleh nelayan, bukan akibat pencemaran lingkungan laut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buol, Syarif Badalu, menjelaskan bahwa hasil penelusuran lapangan menunjukkan ikan-ikan tersebut tidak mati karena racun ataupun limbah berbahaya.
Menurutnya, ikan-ikan itu merupakan hasil tangkapan nelayan yang tertinggal, dipengaruhi oleh keterbatasan sarana dan kondisi teknis di lapangan.
“Kami sudah melakukan pengecekan langsung.
Tidak ditemukan indikasi pencemaran lingkungan ataupun penggunaan bahan berbahaya.
Ini murni aktivitas penangkapan ikan yang tidak terangkut seluruhnya,” jelas Syarif Badalu.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kualitas perairan di pesisir Pantai Buol masih dalam kondisi normal dan aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap isu pencemaran laut yang tidak dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya.
Sementara itu, Dinas Perikanan Kabupaten Buol juga mengimbau para nelayan agar lebih memperhatikan tata kelola hasil tangkapan, termasuk memastikan tidak ada ikan yang terbuang atau ditinggalkan di pesisir pantai.
Langkah ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kelestarian lingkungan laut, meningkatkan pengawasan, serta memperkuat edukasi kepada nelayan dan masyarakat pesisir.
Pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengedepankan klarifikasi resmi dari instansi berwenang.
Dengan klarifikasi ini, Pemkab Buol berharap kepercayaan publik tetap terjaga dan stabilitas sosial di masyarakat pesisir dapat terus dipelihara.
#gobidik_
Tidak ada komentar