Aliansi Peduli Kemanusiaan Desak Kapolda Gorontalo Periksa Hendrik Hadju dan Tutup Tibor 19 yang Diduga Miliknya

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Jun 2026 13:28 47 Redaksi

Gobidik.com – Bone Bolango – Gorontalo, Aliansi Peduli Kemanusiaan kembali menyuarakan tuntutannya terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di lokasi Tibor 19.

Melalui Koordinator Lapangan, M. Fadli, aliansi tersebut mendesak Kapolda Gorontalo untuk mengusut tuntas kasus yang menjadi perhatian publik tersebut, termasuk memeriksa pihak yang mereka sebut sebagai pihak yang perlu dimintai klarifikasi dalam penyelidikan.

Menurut M. Fadli, insiden meninggalnya seorang warga berinisial H.P. harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Ia menilai peristiwa tersebut menjadi alarm keras terhadap pentingnya pengawasan dan penegakan hukum pada aktivitas pertambangan yang diduga tidak memenuhi aspek keselamatan kerja.

“Peristiwa yang menimpa saudara H.P. tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa.

Ini harus menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk mengusut secara menyeluruh dugaan aktivitas PETI yang beroperasi di Tibor 19.

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas M. Fadli.

Aliansi Peduli Kemanusiaan juga mendesak Kapolda Gorontalo untuk memanggil dan memeriksa Hendrik Hadju guna mengklarifikasi berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait aktivitas di lokasi tersebut.

“Kami menantang secara terbuka Kapolda Gorontalo untuk menunjukkan keberpihakan kepada penegakan hukum.

Kami meminta agar saudara Hendrik Hadju dipanggil dan diperiksa berdasarkan prosedur hukum yang berlaku guna memastikan seluruh fakta dapat terungkap secara terang benderang,” ujar M. Fadli.

Selain itu, Aliansi Peduli Kemanusiaan mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penertiban dan penutupan terhadap Tibor 19 apabila terbukti beroperasi tanpa izin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tidak hanya itu, aliansi juga meminta Kapolda Gorontalo melakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolres Bone Bolango dan Kasat Reskrim Polres Bone Bolango.

Mereka menilai evaluasi diperlukan guna memastikan penanganan dugaan aktivitas PETI dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan.

“Apabila hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, maka tidak boleh ada kesan bahwa dugaan aktivitas PETI tertentu dibiarkan beroperasi.

Kami meminta Kapolda Gorontalo mengevaluasi kinerja Kapolres Bone Bolango dan Kasat Reskrim Polres Bone Bolango demi menjawab keresahan masyarakat yang selama ini menuntut kepastian hukum,” tambahnya.

Aliansi Peduli Kemanusiaan menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga terdapat langkah konkret dari aparat penegak hukum.

Mereka berharap seluruh pihak yang terkait dapat memberikan keterangan secara terbuka dan menghormati proses hukum yang berlaku.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    LAINNYA