Gerakan Penghijauan Buol Digencarkan, Bupati Dorong Horti Jadi Motor Kota Hijau dan Produktif

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Jul 2026 10:02 170 Redaksi

Gobidik.com – Buol, Sulawesi Tengah – Pemerintah Kabupaten Buol mulai mengintensifkan gerakan penghijauan dan penataan kota berbasis sektor hortikultura sebagai langkah strategis menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, indah, sekaligus produktif bagi masyarakat.

Program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh H. Risharyudi Triwibowo MM di Aula Gedung A Dinas Pertanian, Senin (20/7/2026).

Kegiatan ini melibatkan perangkat daerah serta pemerintah kecamatan sebagai bagian dari penguatan sinergi lintas sektor.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa gerakan penghijauan ini tidak hanya bertujuan memperindah wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun identitas daerah melalui tata lingkungan yang berkualitas.

“Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membangun citra daerah yang hijau dan produktif,” ujarnya.

Sejumlah langkah konkret telah disiapkan, di antaranya program “satu kantor satu taman”, penghijauan di sepanjang ruas jalan menggunakan tanaman pelindung dan tanaman hias, serta pengembangan taman buah yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pembentukan tim pelaksana di setiap wilayah. Para camat dan pemerintah desa didorong untuk berperan aktif dalam menggerakkan partisipasi masyarakat.

Menurut Bupati, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa, kelompok tani, hingga masyarakat luas.

Sementara itu, Penelaah Kebijakan Dinas Pertanian, Musadianto Madusila menjelaskan bahwa pengembangan hortikultura akan mencakup berbagai jenis tanaman, mulai dari tanaman pelindung, tanaman hias, hingga tanaman buah seperti mangga, alpukat, dan rambutan.

Program ini juga akan didukung dengan pembangunan kebun pembibitan, rumah kompos, serta penyediaan sarana pendukung lainnya guna menciptakan kawasan yang produktif dan berkelanjutan.

Dukungan serupa disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Arfandi Wehantow yang menyatakan kesiapan pemerintah desa dalam mendukung program tersebut.

Sejumlah desa akan dijadikan percontohan dalam pengembangan penghijauan, kebersihan lingkungan, hingga potensi wisata desa.

Gerakan penghijauan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem lingkungan yang sehat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian dan hortikultura.

Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Buol optimistis program ini mampu menjadi model pembangunan berkelanjutan yang berdampak luas secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    - - -
    LAINNYA