Bible Camp GPIBT 2026 di Kabupaten Buol Resmi Dibuka, Bupati Tekankan Toleransi dan Dukungan Nyata

waktu baca 3 menit
Jumat, 1 Mei 2026 21:36 441 Redaksi

Gobidik.com – Buol – Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Buol kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan dengan membuka secara resmi Selebrasi Paskah dan Bible Camp Pemuda/Remaja Sinode GPIBT Tahun 2026.

Kegiatan ini dipusatkan di Jemaat Nekmese Duwamayo, Desa Duwamayo, Kecamatan Bokat, Jumat (1/5/2026).

Mengusung tema “From Calvary to The New Life”, kegiatan ini diikuti sekitar 400 peserta pemuda dan remaja dari berbagai wilayah pelayanan di Kabupaten Buol dan Kabupaten Tolitoli.

Bible Camp dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga 2 Mei 2026.

Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo M.M., hadir langsung membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa nilai toleransi harus terus dijaga dan diperkuat di tengah keberagaman masyarakat.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai penjaga persatuan dan keharmonisan sosial.

“Tidak ada tempat bagi sikap intoleransi.

Kita harus terus merawat kebersamaan sebagai kekuatan dalam membangun daerah,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan pembinaan generasi muda, Bupati Buol juga menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada panitia pelaksana guna mendukung kelancaran kegiatan.

Bantuan tersebut disambut antusias oleh panitia dan peserta sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Buol Lae T Wangi, Ketua Sinode GPIBT Pdt. Sarlota Sambouw, S.Th, Kepala Dinas PMD Kabupaten Buol Arfandi Wehantow, Kapolsek Bokat Iptu Meydi Taroreh, Kepala Pelaksana BPBD Buol Muh. Kachfi, jajaran pemerintah desa, tokoh gereja, para pendeta, serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Bupati beserta rombongan melalui tarian adat Tari Gong yang sarat makna budaya, dilanjutkan dengan prosesi pengalungan kain tenun sebagai simbol penghormatan.

Suasana semakin meriah dengan parade peserta yang menunjukkan semangat kebersamaan lintas wilayah, sebelum dilanjutkan dengan ibadah pembukaan yang berlangsung khidmat.

Ketua Panitia Pelaksana, Arta Umar, S.Pd, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat persekutuan, membangun kebersamaan, serta membentuk karakter pemuda dan remaja yang berlandaskan nilai-nilai iman.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengalami pembaharuan hidup, memperkuat iman, serta menjadi terang dan damai di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelayanan Kategorial Pemuda Remaja Sinode GPIBT, Pnt. Florendo Pandengsolang, S.Pd.K., M.Pd, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang refleksi spiritual dan penguatan kebersamaan di tengah tantangan zaman.

“Kegiatan ini mengajak kita untuk melepaskan diri dari kesibukan duniawi, memperdalam iman, serta membangun persekutuan yang lebih erat dengan Tuhan dan sesama,” ungkapnya.

Ketua Sinode GPIBT, Pdt. Ch. A. J. Kaparang-Sambouw,S,Th, dalam sambutannya mengajak generasi muda untuk tetap berpegang pada nilai-nilai iman di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan zaman.

“Generasi muda harus menjadi agen perubahan yang membawa damai, kasih, dan pengharapan. Ke depan, tanggung jawab pelayanan gereja akan berada di tangan mereka,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar potensi ekonomi kreatif jemaat, seperti kerajinan tenun, dapat memperoleh dukungan pemerintah daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Dari Buol, pesan toleransi, persatuan, dan pembangunan karakter kembali ditegaskan sebagai fondasi menuju Indonesia yang harmonis dan berdaya saing.

#gobidik_

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.

    - - -
    LAINNYA